Hello Cantik

Tips Cantik untuk Perempuan Indonesia

6 Tips Sukses Bisnis Pakaian Bekas Branded yang Pasti Untung!

6 Tips Sukses Bisnis Pakaian Bekas Branded yang Pasti Untung!

Bisnis pakaian bekas branded dapat menjadi ladang penghasilan yang melimpah. Thrifting shop saat ini merupakan usaha yang sedang marak di kalangan pecinta fashion. Ini membuka peluang yang sangat menggiurkan.

Pasalnya, masyarakat saat ini cenderung tidak menganggap remeh baju bekas, justru banyak kalangan yang memburunya karena baju bekas biasnya memiliki model yang limited edition.

Oleh karena itu, Anda perlu mempelajari berbagai strategi jualan pakaian bekas untuk meminimalisir adanya kerugian. Terdapat berbagai hal yang harus Anda pelajari sebelum mencoba bisnis ini.

Inilah Cara Jitu Bisnis Pakaian Bekas Branded

Bisnis thrifting dari outfir bermerek saat ini memang sangat menggiurkan. Pasalnya, terdapat berbagai kalangan konsumen yang justru menyukai baju bekas branded. Hal ini dikarenakan baju bekas memang limited edition.

Nah, inilah 6 cara jitu bisnis pakaian bekas branded agar mendatangkan keuntungan yang melimpah.

1. Tentukan Terget Market Anda

Target market adalah konsumen utama yang menjadi sasaran penjualan produk Anda. Mereka bisa merupakan calon pembeli spesifik atau bisa juga luas tergantung tujuan pemasaran bisnis yang Anda punya.

Misalnya baju branded yang Anda jual ingin dipasarkan kepada kalangan mana. Apakah dari segi ekonomi menengah ke bawah atau kalangan mengenah ke atas. Dari segi segmen usia, apakah anak-anak, remaja, orang tua, usia dewasa muda, kalangan mahasiswa, dan lain-lain.

2. Riset Pasar Terkait Model Pakaian yang Disukai

Poin ini masih ada kaitannya dengan target market. Menentukan target konsumen juga tidak lepas dari pengamatan terhadap persaingan, trend yang sedang marak, dan berbagai tantangan serta peluang yang dihadapi. Tujuannya supaya Anda lebih mantap dalam melangkah, seperti promosi, menentukan supplier, harga, dan sebagainya.

Anda perlu melakukan riset pasar terkait model pakaian apa saja yang paling banyak dicari. Ini akan memudahkan Anda untuk mencari konsumen yang tepat.

Riset pasar sangat penting bagi Anda seorang penjual. Hal ini dikarenakan supplier memiliki beragam model pakaian, mulai dari blouse, jaket, dress, kaos, celana bahan, jeans, dan masih banyak lagi. Nah, tentukan terlebih dahulu manakah sasaran konsumen Anda.

Anda juga perlu melihat trend fashion yang sedang berkembang, apakah model korean style ataukah japan style. Dengan demikian, Anda dapat menentukan model pakaian apa yang paling banyak dicari konsumen.

3. Pilih Supplier Baju Bekas Import yang Bagus dan Terpercaya

Tips sukses bisnis pakaian bekas branded lainnya adalah memilih supplier yang tepat dan terpercaya. Pasalnya, tidak jarang pengusaha baju bekas pemula tertipu oleh para supplier. Bisa saja Anda diberikan baju bekas dengan kondisi yang sudah tidak layak pakai.

Oleh karena itu, sebaiknya pertimbangkan terlebih dahulu sebelum memutuskan memilih supplier baju bekas. Anda dapat melihat review dari pembeli lain untuk memastikan kualitas produk yang dijual supplier tersebut.

Anda juga bisa mencari informasi akurat terkait supplier yang terpercaya dari media sosial. Penting juga untuk melakukan negosiasi harga karena biasanya supplier menjual dalam bentuk grosir. Ada yang satu karung dibadrol dari harga 1 juta atau lebih tergantung kualitas pakaian dan jumlahnya.

4. Laundry dan Setrika Baju Sebelum Dijual

Seorang pembeli pakaian bekas pasti sangat mempertimbangkan apakah pakaian tersebut dalam keadaan bersih dan wangi. Sehingga, Anda perlu melakukan laundry dan menyetrikanya untuk membuat pakaian bekas terlihat rapi, bersih dan wangi.

Laundry pakaian bekas juga dapat digunakan untuk memastikan pakaian tesebut jauh dari kuman, bakteri, kotoran dan bau dari pemakai sebelumnya. Apabila pakaian bekas tersebut dalam kondisi yang rapi dan bersih tentu akan membuat kenyamanan konsumen.

5. Display Baju dengan Menarik

Cara jitu bisnis pakaian bekas branded berikutnya yakni melakukan penataan pakaian bekas dengan rapi. Ini akan membuat konsumen lebih leluasa dan nyaman dalam memilih pakaian, selain itu juga memudahkan Anda selaku penjual untuk mendata pakaian yang sudah terjual.

Nah, Anda dapat meletakkan pakaian tersebut dengan cara digantung atau dilipat rapi setelah dilaundry dan disetrika. Dengan display yang rapi, pengunjung juga akan lebih tertarik untuk mampir ke toko Anda.

5. Pasang Harga yang Standar

Tips jitu jual pakaian bekas branded yang selanjutnya yakni memasang harga yang standart. Jangan memasang harga di atas pasaran karena ini akan membuat konsumen tidak memilih membeli di toko Anda.

Terlebih jika Anda merupakan penjual pemula, maka ada baiknya untuk mengikuti harga yang standart di pasaran. Ada baiknya mengadakan berbagai macam promo maupun diskon belanja agar menarik minat konsumen untuk membeli.

6. Optimalkan Sosial Media untuk Promosi

Tips jitu berikutnya yakni dengan melakukan promosi yang gencar di media sosial. Ini akan lebih cepat mendatangkan konsumen. Akan tetapi, perlu diingat untuk tidak sembarangan mengunggah foto di media sosial.

Anda perlu merencanakan konsep yang matang dan menyiapkan foto yang profesional layaknya penjual lain. Foto dengan kualitas bagus dan dilengkapi deskripsi produk yang lengkap akan membuat pengguna media sosial tertarik lebih jauh melihat profil Anda dan akhirnya membeli.

Sudah coba terapkan berbagai tips bisnis pakaian bekas branded di atas? Jika belum, ada baiknya untuk menerapkannya dari sekarang. Perlu diingat bahwa Anda harus menyiapkan konsep yang matang untuk bisnis Anda dan temukan pasar yang tepat. Selamat mencoba, ya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

5 Cara Ampuh Memutihkan Gigi Kuning Dalam Waktu 2 Menit Saja!
Previous Post 5 Cara Ampuh Memutihkan Gigi Kuning Dalam Waktu 2 Menit Saja!
7 Kegunaan Bedak Tabur untuk Make Up Tahan Lama Seharian
Next Post 7 Kegunaan Bedak Tabur untuk Make Up Tahan Lama Seharian